Menu Close

Pariwisata Labuan Bajo Antara Peluang dan Tantangan Iman

LABUAN BAJO, Kominfomabar- Pariwisata Labuan Bajo NTT kini semakin mendunia sejak di tetapkan Presiden Joko Widodo menjadi Destinasi superprioritas premium.Banyak sekali peluang dan ciptaan- ciptaan baru yang membuat Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat menjadi kian terkenal.

“Ada 516 Kabupaten di Indonesia namun hanya 5 Kabupaten yang di tetapkan Presiden menjadi daerah tujuan wisata superprioritas, salah satunya yakni Labuan Bajo

dan 4 di antaranya yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika dan Likupang,” ujar Bupati Manggarai Barat,Drs.Agustinus Ch.Dula ( Gusti Dula) saat menggelar tatap muka bersama Uskup terpilih Ruteng Mgr. Siprianus Hormat,Pr, bersama rombongan dari Jakarta di Rumah Jabatan Bupati, Jumat malam(28/2/2020).

Bupati Gusti Dula menyebutkan sejumlah obyek wisata unggulan. “Di sini selain Binatang purbakala Komodo,ada pulau Padar, Pinkbeach, Rinca, biota laut yang indah dan masih banyak lagi,” ungkapnya.

Ia juga menginformasikan pada bulan Juli nanti bandara Komodo akan di naikkan statusnya menjadi bandara Internasional dan yang menjadi pengelola bandara Komodo yakni Changi Singapura .

Tentu itu semua menjadi berkat bagi kami di Manggarai Barat juga sekaligus menjadi tantangan Iman karna perkembangan teknologi tidak bisa di bendung lagi.Modernisasi tidak bisa di bendung lagi. Ada kecemasan di luar itu yaitu perkembangan iman umat.

Menurut Bupati Gusti Dula, terkait perkembangan iman umat salah satu cara yang di tempuh yakni melalui pembinaan iman umat dengan harapan bahwa kehadiran Uskup terpilih Mgr. Siprianus Hormat, Pr bisa mendiskusikan pemekaran wilayah keuskupan.

Mari kita diskusikan pembentukan Keuskupan Labuan Bajo untuk mendekatkan pelayanan iman umat. Bahwa itu tidak serta merta tentu melalui proses panjang. “Bagi saya ada kemauan baik kita untuk mendiskusikan pembentukan keuskupan Labuan Bajo Manggarai Barat,” kata Bupati Gusti Dula.

Sementara itu Uskup terpilih Ruteng Mgr. Siprianus Hormat,Pr mengatakan,iman tetap menjadi pilar yang kokoh untuk membangun kerjasama antara pemerintah dengan gereja .Iman itu juga masuk melalui sektor pemerintah.Menurut Uskup, Pemerintah dan gereja harus bersinergi menjalankan program kerja secara berkelanjutan. Gereja berkomitmen membangun kerjasama diatas dedikasi pada kepentingan umat atau masyarakat.

Uskup juga mengucapkan terimakasih kepada Bupati Drs. Agustinus Ch Dula bersama jajaran forkompimda telah menyambut kedatangannya bersama rombongan dari Jakarta dengan penuh kasih. “Sejak saya tiba di bandara Komodo bersama rombongan saya telah di sapa secara adat dengan Tuak Suru dan manuk kapu. Begitu juga saat saya tiba di Istana Kevikepan Labuan Bajo.Saya ucapkan terimakasih kepada bapak ibu semua. Ini menandakan bahwa saya di ‘Terima’ ucap Uskup Sipri Hormat.

Uskup terpilih Ruteng Mgr. Siprianus Hormat,Pr menurut rencana di tahbiskan pada bulan Maret mendatang di gereja Katedral Ruteng ibukota Kabupaten Manggarai NTT.

Acara tatap muka Uskup Ruteng bersama Bupati Manggarai Barat dan unsur forkompimda di Rumah Jabatan Bupati berlangsung ramah dan akrab. Tatap muka tersebut berakir dengan Rokatenda dan nyanyi bersama.
(Hans)**

Leave a Reply

Your email address will not be published.