Menu Close

SATGAS KLB DBD GENCARKAN FOGGING DI LABUAN BAJO MANGGARAI BARAT

 LABUAN BAJO – Satgas (Satuan Petugas) KLB DBD Kabupaten Mangggarai Barat Flores NTT  tengah menggencarkan fogging menyikapi kejadian luar biasa demam berdarah dengue di wilayah tersebut.

Fogging telah di gencarkan di beberapa titik seperti Desa Gorontalo, Kelurahan Labuan Bajo, Kelurahan Wae Kelambu serta Desa Batu Cermin. Dan hari Senin kegiatan Fogging dilaksanakan di RT XIII Kompleks TNI Sernaru, Kelurahan Wae Kelambu Labuan Bajo.

“Adanya peningkatan kasus DBD hingga hari ini,Senin,(14/01/2019). Sebanyak 597 Kasus dan 5 diantaranya meninggal Dunia Sepanjang Perioade 2018,” Kata Maria Karitas dari Posko KLB DBD.

Selain fogging, Langkah yang kami ambil adalah mengintensifkan gerakan pemberantasan sarang nyamuk. Selain itu juga diberikan abate secara gratis bagi penduduk. Penduduk juga disarankan memakai obat nyamuk bakar maupun elektrik saat siang dan sore hari. Siswa sekolah dianjurkan menggunakan obat nyamuk oles untuk mencegah penyebaran DBD di sekolah.

Satgas KLB DBD pun mengajak masyarakat untuk  membudayakan kembali Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus secara berkelanjutan sepanjang tahun dan mewujudkan Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik (Juru Pemantau Jentik).

Meninggalnya 5 Orang  Sepanjang Periode 2018 menjadikan daerah tersebut dinyatakan berada dalam kondisi KLB.

Kondisi ini membuat Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Pemkab Mabar) menetapkan kasus DBD sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) yang harus ditangani secara serius. Penetapan tersebut tertuang melalui  Surat Keputusan Bupati Manggarai Barat Nomor: 270/KEP/HK/2018 tanggal 29 Desember 2018 tentang Penetapan Status Darurat Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Manggarai Barat. 

Terkait  dengan penetapan status tersebut, maka Bupati Drs. Agustinus Ch. Dula mengambil langkah-langkah strategis, di antaranya pada Senin, (07/01/2019) menggelar rapat khusus membahas Pembentukan Satuan Petugas (Satgas) dan membuat Posko Penanganan KLB DBD.

Satgas Penanggulangan KLB DBD Kabupaten Manggarai Barat terdiri atas 3 Kelompok Kerja (Pokja) sebagai pelaksana. Ketiga Pokja itu antara lain Pokja Penanganan Kasus, Pokja Penanggulangan Vektor dan Pokja Penyediaan Logistik.

Tugas Pokja Penanganan Kasus antara lain memastikan kesiapan fasilitas kesehatan dan menangani kasus DBD yang berobat ke fasilitas kesehatan dan melaporkan kasus DBD yang ditangani teratur ke Bidang P2P pada Dinas kesehatan dan Sekretariat (posko) KLB DBD.

Sedangkan Pokja Penanggulangan Vektor bertugas untuk menggerakan kegiatan kebersihan lingkungan dengan melibatkan berbagai komponen; memastikan pelaksanaan pemantauan jentik, abatesasi dan fogging serta melaporkan kegiatan penanggulangan vektor DBD Sekretariat (Posko) KLB DBD.

Sementara Pokja Penyediaan Logistik mempunyai tugas sebagai berikut (1) memastikan ketersediaan obat, reagen dan bahan medis habis pakai dalam penanganan kasus DBD di fasilitas kesehatan; (2) memastikan ketersediaan logistik untuk kegiatan abatesasi dan fogging; (3) menghimpun berbagai sumber daya dan logistik dari berbagai pihak untuk penanggulangan KLB DBD; dan (4) Melaporkan penerimaan, ketersediaan dan penggunaan logistik dalam penanggulangan DBD ke Sekretariat (posko).

Satgas KLB DBD, kini berkantor di Lantai II Kantor Bupati Mangggarai Barat di samping Ruangan Asisten II.

Untuk kelancaran informasi terkait pengaduan DBD hubungi Hot Line Halo Satgas,”62-812- 3819-1070. (Yohanes Fortunatus)

Leave a Reply

Your email address will not be published.