Menu Close

PGDI DAN KDGI ADAKAN PROJECT 3000 GIGI PALSU GRATIS

LABUAN BAJO –Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dan Kolegium Dokter Gigi Indonesia (KDGI) menyelenggarakan Project 3000 Gigi Palsu Gratis bagi masyarakta kota Labuan Bajo dan sekitarnya di pantai Pede, Labuan Bajo, Minggu (25/11/2018).

Kegiatan tersebut merupakan kerjasama antara PDGI dan KDGI dengan Ditjen PLSB3-KLHK. Serangkaian kegiatan dilaksanakan pada kesempatan tersebut antara lain Festival Mengukir Giri dari pasir oleh perwakilan anak SMA/SMK se-kota Labuan Bajo, kegiatan Bersih Pantai bersama, Sikat Gigi Massal oleh 1000 anak SD se-kota Labuan Bajo, Pemasangan Perdana Giri Tiruan Lepasan, Konsultasi Gratis Kesehatan Gigi dan Mulut, Pendaftaran Calon Pasien Gigi Tiruan Lepasan.

Walau sempat diguyur hujan, namun warga tetap antusias mengikuti kegiatan tersebut dan berbondong-bondong mendaftarkan diri agar mendapatkan gigi tiruan. Dokter Wigi Rudianto menjelaskan  kegiatan ini pertama kali  dilaksanakan di Di NTT dan rencananya akan dilakukan di Kabupaten lain di Prponsi NTT.

“Pemasangan gigi palsu secara simbolis dilakukan untuk 10 orang yang sudah dibuatkan pada satu minggu yang lalu,” ungkap Wigi Rudianto.

Melihat antusiasme warga, Wigi Rudianto mengusulkan kedepannya akan dibuatkan laboratorium khusus gigi  di Labuan  Bajo, demi mempermudah pembuatan gigi bagi pemesan gigi palsu.

Meski ada sebagian warga yang belum terlayani namun warga yang telah menjalani pemeriksaan gigi akan dilayani pada kesempatan berikutnya. Nomor Handphone pasien yang telah diperiksa telah dicatat oleh panitia sehingga memudahkan panitia untuk menghubungi mereka setelah dibuatkan gigi tiruan.

Sejumlah acara yang dirangkai dengan apik berjalan dengan lancar dan berlangsung meriah karena dipandu oleh MC kondang Ibu kota si Temon.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Bupati Manggarai Barat Drs. Agustinus Ch. Dula dan ibu Julie Laiskodat, Ketua Tim Penggerak PKK Kab Mabar, Ibu Wis Dula, dan para dokter gigi yang tergabung dalam Persatuan  Dokter Gigi Indonesia beserta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Manggarai Barat. (Valentinus Abu dan Yanti Ratung)

Leave a Reply

Your email address will not be published.