Menu Close

Pemkab Manggarai Barat Alokasikan Anggaran 18.29 Miliar Guna Cegah Covid19

LABUAN BAJO, Kominfomabar – Dalam rangka pencegahan dan penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID 19) di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Pemerintah Daerah Menetapkan kebijakan penyediaan anggaran sebesar 18.290.000.000.

Demikian disampaikan Bupati Manggarai Barat Drs. Agustinus Ch Dula (Bupati Gusti) pada saat Video Conference dengan Gubernur NTT Viktor Laiskodat dan Bupati/ Walikota se-NTT, Selasa (31/3) di Aula tengah kantor Bupati Manggarai Barat.

Bupati Gusti menjelaskan anggaran tersebut menegaskan keseriusan Manggarai Barat dalam menangani pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid19) di daerah ini.

“kebijakan anggaran sebesar itu, menunjukkan keseriusan Pemda Mabar dalam menanggulangi penyebaran Covid19,” tegasnya

Bupati berharap Manggarai Barat secepatnya terbebas dari penyakit pendemi ini yang sudah memakan banyak korban diseluruh dunia.

“Manggarai Barat baku jaga,” pungkas bupati dua periode tersebut.

Senada dengan yang disampaikan Bupati, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Mabar Salvador Pinto (Kaban Pinto), menyampaikan anggaran APBD 2020 sebesar Rp 18, 29 miliar itu nantinya digunakan untuk membiayai kebutuhan yang sangat dibutuhkan sesuai protokol kesehatan dan tindakan pendukungnya.

Kaban Pinto menjelaskan anggaran tersebut terdiri dari, Pemanfaatan SILPA tahun 2019 sebesar 3,5 M, Dana tak terduga TA. 2020 Rp. 1,09 M, Evaluasi Belanja SKPD berupa belanja perjalanan dinas, makan minum 9 M sebagai akibat pembatasa perjalanan dinas dan Bekerja dari rumah.

Kemudian evaluasi DAK fisik bidang kesehatan 4,7 M dan Bantuan operasional kesehatan Berdasarkan keputusan menteri Keuangan Nomor: 6/KMK.7/2020.

“anggaran tersebut akan digunakan untuk belanja barang terkait pencegahan penyebaran virus Corona, sarana dan prasarana pendukung tim medis serta untuk belanja kebutuhan yang sangat dibutuhkan sesuai protokol kesehatan,” kata Kaban BP4D.

(mckabmanggaraibarat/Syarif ab)

Leave a Reply

Your email address will not be published.