Menu Close

Pemkab Mabar Komit Tekan Angka Penurunan Stunting Serendah Mungkin

Labuan Bajo, Kominfo Mabar-Wakil Bupati Manggarai Barat dr.Yulianus Weng mengatakan, sesuai arahan Presiden Joko Widodo bahwa target angka prevalensi stunting di tahun 2024 yakni di bawah 14%. Untuk mencapai target itu, Pemda Manggarai Barat berkomitmen untuk menekan angka prevalensi stunting.

“Untuk mencapai target ini, Bupati dan saya berkomitmen untuk menekan angka prevalensi stunting di Kabupaten Manggarai Barat serendah mungkin,” Kata Wabup Yulianus Weng.

Hal tersebut dikatakannya saat membuka Fokus Group Discusion (FGD) Optimalisasi Tim Percepatan Penurunan Stunting, di Hotel Prundi, Senin (3/10/2022).

Untuk mencapai target 14 % penurunan stunting di tahun 2024 sesuai arahan presiden, maka pihak Pemkab Manggarai Barat telah mengeluarkan Perbup no:128/kep/HK/2022 tentang Tim Percepatan Penurunan Stunting  (TPPS) Kabupaten Manggarai Barat.

“Pembentukan TPPS tidak hanya di Kabupaten tetapi seluruh kecamatan, desa dan kelurahan telah membentuk TPPS,” jelas Wabup Yulianus Weng.

Diharapkan mulai tahun 2023 setiap Desa di Kabupaten Manggarai Barat wajib mengalokasikan ADD 50 juta rupiah untuk pencegahan stunting.

Adapun kerja nyata dari TPPS itu antara lain, kegiatan rembug stunting yang di gelar pada juni 2022. Selain itu telah membentuk tim audit stunting yang saat ini sedang melaksanakan audit kasus stunting di desa Nangalili kecamatan Lembor Selatan dengan sasaran yang diaudit adalah calon pengantin, ibu hamil, ibu nifas, baduta dan balita .

Wabup Yulianus Weng juga menginformasikan data prevalensi stunting tahun 2022 hasil timbang pebruari, prevalensi 16,02%.

“Sedangkan hasil timbang pada Agustus turun menjadi 15,09%. Atas turunnya angka tersebut, saya memberi apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah sama- sama bekerja,” ungkap Wabup.

Wakil Bupati mengajak semua pihak terkait harus punya komitment yang sama, agar prevalensi stunting di Mabar terus menurun dengan mengoptimalkan peran pencegahan yang di embankan dengan penuh tanggungjawab .

“Kita harus bergandengan tangan, bekerja keras dan bekerja cerdas, terutama untuk menyiapkan generasi yang unggul, sehat, cerdas dan bertanggung jawab terhadap masa depan bangsa,” ujarnya

Ia berharap, agar seluruh pemangku kebijakan tetap menjaga komitmen serta memastikan kebijakan yang diamanatkan oleh pusat tentang percepatan penurunan stunting ini dapat berjalan konsisten.

Menurut Wakil Bupati Yulianus Weng, FGD Optimalisasi Tim Percepatan Penurunan Stunting dilaksanakan secara menyeluruh, integratif dan berkualitas melalui koordinasi, sinergi dan sinkronisasi di antara kementerian/ lembaga, Pemprop, Pemda kabupaten/ kota, Pemdes dan pemangku kepentingan.

“Kegiatan FGD ini adalah bagian dari cara kita bersama untuk mewujudkan perintah Bapak Presiden Joko Widodo dalam upaya penurunan stunting,”‘ katanya.

Ia berharap FGD dapat membawa asas manfaat bagi semua dan terutama berdampak positif pada upaya Pemkab Manggarai Barat meningkatkan derajat kesehatan hingga terwujudnya generasi yang sehat dan cerdas.

(Hans-Tim IKP Kominfo Mabar)

Leave a Reply

Your email address will not be published.