Menu Close

Menteri Kominfo Buka Pertemuan Ketiga Kelompok Kerja Ekonomi Digital G20 di Labuan Bajo

Labuan Bajo, Kominfo Mabar – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate melakukan kunjungan kerja di Labuan Bajo dalam rangka menghadiri kegiatan dan sekaligus membuka Pertemuan Ketiga Kelompok Kerja Ekonomi Digital G20 atau 3rd Digital Economy Working Group (DEWG). Kegiatan inj akan berlangsung pada tanggal 20-22 Juli 2022 di ballroom Meruorah Hotel Labuan Bajo.

Setelah tiba di bandara Komodo kemarin Selasa (19/07) sekitar pukul 15.14 Wita, menteri Kominfo Johnny G. Plate yang didampingi Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Usman Kamsong, staf Ahli Menteri Bidang Komunikasi Dan Media Massa Prof. Dr. Widodo Muktiyo, Menteri dan rombongan diterima dengan hangat oleh Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi yang di dampingi , Kadis Kominfo Paulus Setahu dan Kabag Prokopim Rafael Guntur.

Menkominfo Johnny G Plate dalam sambutannya saat membuka sidang hari pertama Pertemuan Ketiga DEWG G20 mengatakan sangat optimis Pertemuan Ketiga Kelompok Kerja Ekonomi Digital G20 atau 3rd Digital Economy Working Group (DEWG) Meeting G20 di Labun Bajo bisa tetap produktif, dengan keterlibatan seluruh anggota delegasi seperti pada pertemuan pertama dan kedua. Pernyataan ini disampaikannya, Rabu (20/070 di Ballroom Meruorah Hotel Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

“Pertemuan kelompok kerja ekonomi digital sejauh ini sangat produktif. Saya benar-benar menghargai semua upaya yang telah kami terima untuk berada di sini secara fisik hari ini dan mereka yang bergabung dengan kami,” ujar Menkominfo.

Dalam pertemuan ketiga DEWG ini, Pemerintah Indonesia dan 20 delegasi terdiri dari 17 delegasi hadir fisik dan 3 delegasi menghadiri secara virtual dari negara-negara anggota G20 ditambah dua negara undangan serta tiga organisasi internasional, yakni International Telecommunication Union (ITU), United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (UNESCAP), dan United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD) mendiskusikan kerja sama penanganan aliran data lintas batas dan fondasi yang kuat untuk pemahaman mengenai aliran data lintas batas negara.

Hadir juga perwakilan kampus Perguruan Tinggi nasional, yakni Universitas Padjajaran, Universitas Indonesia, dan Universitas Gadjah Mada.

Menkominfo menjelaskan dua pertemuan DEWG G20 sebelumnya telah memfasilitasi pertukaran, pemikiran dan pandangan mengenai isu prioritas pertama, yakni tentang konektivitas dan pemulihan pasca-COVID-19. Oleh karenanya dia berterima kasih atas upaya para delegasi DEWG membuat diskusi pertemuan tersebut berjalan konstruktif.

“Saya berterima kasih atas diskusi konstruktif pada isu prioritas pertama yang menunjukkan keinginan kami untuk mendukung pemulihan ekonomi global, juga pemulihan COVID-19 melalui optimalisasi konektivitas digital,” ujar Menkominfo.

Menurutnya, pertemuan ketiga DEWG memberikan kesan khusus karena digelar di dekat tanah kelahirannya Ruteng Manggarai, yakni di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
Kawasan Labuan Bajo menjadi salah satu dari lima destinasi wisata super prioritas yang sedang dikembangkan pemerintah, karena memiliki keindahan alam dan juga menjadi habitat satwa prasejarah yang hanya ada di Indonesia, yakni Komodo.

“Kebahagiaan terbesar saya untuk dapat menyambut anda semua (delegasi G20) hari ini di pertemuan ketiga DEWG di sebelah Barat Pulau Flores. Kota Seribu Matahari Terbenam di sebelah Barat rumah masa kecil saya,” pungkasnya.

Diketahui DEWG menjadi bagian dari G20 yang menegaskan pentingnya peran digitalisasi untuk memacu pertumbuhan sosial ekonomi secara inklusif.

Pada setiap kegiatan di bidang DEWG, akan diadakan sidang tertutup yang membahas segala hal berkaitan dengan digital ekonomi baik sebagai bentuk prinsip, komitmen, ajakan, sehingga menghasilkan deklarasi menteri yang telah disepakati dan akan diumumkan pada KTT ke-17 G20 di bulan November mendatang.

(Syarif ab – Tim IKP Kominfo Mabar)

Leave a Reply

Your email address will not be published.