Menu Close

Menteri BUMN Rini Soemarno Tinjau Warung Ides di Labuan Bajo

LABUAN BAJO, 6 Oktober 2019 -Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno meninjau Warung Internet Desa ( warung Ides ) di Labuan Bajo NTT. Setibanya di Labuan Bajo,Minggu 6/10/2019,Menteri Rini langsung menuju Lokasi Warung Ides yang terletak di Taman Sail Komodo Kampung Air. Ia pun segera mencoba fasilitas koneksi internet gratis yang dipersembahkan ICON+ bagi masyarakat setempat.

Warung Ides merupakan program internet rakyat yang bertujuan untuk memberikan kont

ribusi dalam meningkatkan bandwidth per kapita, program ini diinisiasi oleh ICON+, anak perusahaan PLN yang bergerak pada bidang penyediaan layanan telekomunikasi dan teknologi informasi.

Dengan keberadaan Warung Ides, masyarakat terutama di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) akan dapat memanfaatkan koneksi internet secara gratis namun dengan layanan yang andal.

Keberadaan Warung Ides di Kampung Air, Labuan Bajo, merupakan salah satu dari realisasi pembangunan Warung Ides di Nusa Tenggara Timur (NTT). Ini sejalan dengan rencana penyediaan infrastruktur fiberoptik di NTT yang juga dikerjakan oleh ICON+.

“Kebutuhan akan internet adalah hal yang tidak bisa ditawar lagi saat ini, untuk itu melalui anak perusahaan PLN, ICON+ kami mencoba memberikan layanan internet terutama didaerah yang sulit diakses”, kata Direktur Utama PT. PLN (Persero) Sripeni Inten Cahyani.

Ia menjelaskan, tahun 2019 ini, PT Indonesia Comnets Plus (ICON+- red) akan membantu menyalurkan internet desa di 100 titik penyebaran di berbagai Desa dan Kelurahan yang ada di wilayah kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Salah satu warung Ides yang sudah dipasang yaitu di Taman Sail Komodo Kampung Air Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat ,kata Sripeni.

Dikatakanya,Keberadaan warung Ides tersebut merupakan salah satu dari realisasi pembangunan warung Ides di wilayah Nusa Tenggara Timur. Hal Ini sejalan dengan rencana penyediaan infrastruktur fiberoptik yang dikerjakan oleh ICON+.

“Kebutuhan akan internet adalah hal yang tidak bisa ditawar lagi saat ini, untuk itu melalui anak perusahaan PLN, ICON+ kami mencoba memberikan layanan internet terutama di daerah yang sulit diakses,” ungkap Direktur Utama PLN, Sripeni Inten Cahyani.

Ia mennjelaskan, ICON+ yang terpasang di Labuan Bajo bisa meningkatkan daya tarik pariwisata dengan menghadirkan akses internet yang mudah dan nyaman.

Dirut PLN berharap, keberadaan warung ides kedepannya dapat meningkatkan daya saing masyarakat desa dalam menghadapi persaingan global, sesuai konsep Nawacita di bidang ekonomi dengan mengadopsi teknologi informasi.

Sementara itu, Tetty Indrawati Corporate Secretary PT Indonesia Comnets Plus menambahkan, selain berkontribusi menghadirkan warung Ides, pihaknya juga menghadirkan aplikasi ‘AIRSale’.

Aplikasi ini kata Tetty, merupakan sebuah platform aplikasi yang dibangun untuk mempertemukan kemudahan antara pembeli, pemilik bisnis, dan pemerintah daerah pada transaksi retail.

“Melalui aplikasi AIRSale ini, pelaku bisnis dapat secara efektif melakukan penyesuaian pada tempat bisnisnya secara langsung, termasuk dapat dengan segera memberikan ketepatan dan transparansi pelaporan pajak kepada pemerintah daerah,” ujar Tetty.

Pada kesempatan yang sama Bupati Manggarai Barat, Drs.Agustinus Ch Dula ( Gusti Dula ) mengatakan,kehadiran digital internet ini kami gunakan untuk kepentingan masyarakat desa dan yang paling utama ialah dalam rangka penerimaan dan penertiban pajak retribusi daerah .

” Tahun ini kami menetapkan target PAD sebesar 160 Milyar Rupiah, itu belum menggunakan aplikasi digital internet , tapi kalau semua usaha UMKM dan warung-warung makan menggunakan aplikasi ini target PAD mungkin 2 kali lipat”, ucap Bupati dua periode itu.

Warung Ides merupakan program internet rakyat yang di dukung oleh ICON+ , anak perusahan PT PLN (Persero). Warung ides sendiri berkerja sama dengan pemerintah provinsi dan Kabupaten di seluruh Indonesia, Untuk labuan Bajo sendiri 100 Acces point dan sudah menyebar di beberapa Desa di kabupaten Manggarai Barat.

( Louis Minjo / Hans )**

Leave a Reply

Your email address will not be published.