Menu Close

Jelang Tahbisan Uskup Administrator Keuskupan Ruteng Keluarkan Himbauan Virus Corona

LABUAN BAJO, Kominfo Mabar- Uskup terpilih Ruteng Mgr.Siprianus Hormat,Pr di tahbiskan menjadi Uskup pada Kamis,19 Maret mendatang di Gereja Katedral Ruteng ibukota Kabupaten Manggarai NTT dan misa pontifical tanggal 21 Maret 2020.
Demi kelancaran upacara tersebut,Mgr.Silvester San dalam surat himbauan tanggal 16 Maret ,menghimbau Biarawan,Biarawati dan Umat se – keuskupan Ruteng

untuk mengikuti perayaan tersebut dengan penuh syukur dan sukacita.

Untuk mendukung kenyamanan dan kesehatan, keuskupan mengadakan berbagai tindakan pencegahan khusus yakni,
Para tamu yang datang dari luar daerah akan diperiksa suhu tubuhnya sebagai tindakan pencegahan awal.

Ucapan selamat datang terhadap tamu dilakukan dengan mengatupkan tangan di dada dan menghindari jabat tangan langsung,seraya tetap memperlihatkan keramahan yang hangat.
Sebelum memasuki tempat perayaan tahbisan semua umat, Imam dan Uskup
membersihkan tangan dengan antiseptik (hand sanitizer) yang disiapkan oleh petugas kesehatan di gerbang-gerbang masuk.

Salam damai dilakukan dengan mengatupkan tangan di dada dan saling tunduk memberi hormat .
Sebelum membagikan komuni para Imam yang bertugas, membersihkan tangan dengan antiseptik

Dalam penerimaan komuni ucapan Imam”Tubuh Kristus” dan jawaban umat “Amin” dilakukan dalam hati.
Penerimaan komuni sebaiknya dilakukan dengan tangan saja.

Berjabat tangan dengan Uskup Yubilaris diganti dengan mengatupkan tangan di dada dan saling tunduk memberi hormat yang akrab.

Umat yang mengalami gangguan pernafasan seperti flu dan batuk dihimbau untuk mengikuti perayaan tahbisan dari rumah melalui siaran radio maupun
media sosial (streaming).

Administrator Keuskupan Ruteng,Mgr.Silvester San mengatakan,meski bahaya virus corona belum di temukan di wilayah Kabupaten Manggarai,Manggarai Barat dan Kabupaten Manggara Timur,tetapi perlu diwaspadai secara sungguh-sungguh.

Virus ini menyerang sistem pernafasan dan dapat mengakibatkan infeksi ringan seperti flu, batuk disertai demam sampai infeksi berat seperti pneumonia.

Penularannya dapat terjadi
melaluí kontak jarak dekat dengan penderita seperti berjabat tangan atau tanpa sengaja menghirup hawa yang telah tercemar oleh bersin atau batuk penderita.

Berkaitan dengan persoalan virus Corona yang mempengaruhi kehidupan dan juga praktik-praktik keagamaan umat Allah di Keuskupan Ruteng, Uskup Silvester San,meminta Seluruh umat Allah “tidak panik ” tetapi menjalankan kehidupan harian dengan tenang dan penuh kepercayaan akan kuasa kasih Allah.”Dia adalah “gembala “yang baik yang selalu menjaga dan melindungi kita,kawanan dombaNya,” ucapnya.

Uskup Silvester mengajak umatnya agar memperhatikan dan mengikuti petunjuk -petunjuk Pemerintah,khususnya pihak medis dalam menghadapi wabah virus Corona .

“Hal yang paling penting adalah berperilaku hidup sehat melalui istirahat yang cukup, makan yang sehat dan bergizi, mencuci tangan yang rutin dengan menggunakan sabun, menghindari alkohol dan rokok serta berolahraga yang teratur,” katanya.

Dikatakannya,dalam hidup sehari – hari kita perlu menjaga Jarak yang aman dalam ” kontak” dengan orang lain.Perayaan Ekaristi harian Minggu tetap diadakan, tetapi umat yang menderita flu dan batuk di himbau untuk mengikuti ibadat dari rumah.

Perayaan Pekan Suci juga berjalan seperti biasa, dengan catatan,ritus penghormatan Salib pada hari Jumat Agung dilaksanakan sebagai berikut;
Umat berlutut dan menunduk hormat di depan Salib, dan tidak menciumnya.

Uskup Silvester San mengharapkan,kegiatan tahbisan bapa Uskup Siprianus Hormat dapat berjalan dengan lancar.
(Hans)**

Leave a Reply

Your email address will not be published.