Menu Close

IBI NTT Gelar Rakerda III dan Seminar Ilmiah di Labuan Bajo

Labuan Bajo, Kominfo Mabar – Ikatan Bidan Indonesia (IBI) menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke III dan Seminar Ilmiah tingkat Provinsi NTT yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Manggarai Barat dr. Yulianus Weng, M.Kes.

Rakerda ke III mengangkat tema “Konsolidasi IBI NTT Dalam Mewujudkan Generasi Unggul Menuju NTT Sejahtera”. Rakerda dilaksanakan secara Off line dan Daring selama 3 hari dari tanggal 14-16 Juli 2022 dan diikuti Pengurus Pusat IBI, Pengurus Daerah IBI Propinsi NTT, Pengurus Cabang IBI se-Propinsi NTT, Institusi Pendidikan, Sekretariat PD IBI NTT.

Adapun agenda Rakerda III yaitu Sidang Organisasi, Sidang Ilmiah dan pada hari terakhir Sabtu (16/07) digelar Konsolidasi dan penguatan Organisasi, Out born, dan malam apresiasi Bidan NTT.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada pengurus IBI yang telah memilih Labuan Bajo sebagai tempat pelaksanaan kegiatan Rakerda IBI ke III dan Seminar Ilmiah,” kata Wakil Bupati Manggarai Barat Yulianus Weng saat membuka kegiatan Rakerda IBI ke III, Jum’at (15/07) di hotel Jayakarta Labuan Bajo

Wabup Mabar berharap kegiatan Rakerda IBI selanjutnya dilaksanakan juga di Labuan Bajo, karena labuan Bajo tempat yang tepat untuk pelaksanaan kegiatan seperti ini.

Wabup Yulianus Weng mengatakan Bidan merupakan profesi yang luar biasa. “Tidak ada orang dikampung yang tidak kenal bidan apalagi bidan desa yang sudah ada jauh sebelum pada jaman sulitnya daerah ini bidan sudah berkarya di desa,” ucapnya.

Bidan jaman dulu lanjut Wabup Yulianus, dengan keterbatasan fasilitas dan tidak ada dana operasional, bidan bisa memberikan pelayanan yang luar biasa pada ibu-ibu hamil, melahirkan dan menyusui.

“Bidan tidak pernah mengeluh ketika Pemerintah Pusat dan Pemerintah Paerah menempatkan mereka di tempat-tempat terpencil yang tidak ada listrik, air, apalagi sinyal, dan rumah pun tidak ada. Bidan dalam situasi serba kekurangan tetap mewujudkan integritasnya sebagai pelayan masyarakat khususnya ibu-ibu hamil, melahirkan dan menyusui,” ungkap Wabup Yulianus

Wabup Mabar secara pribadi senang karena pada Rakerda III IBI Tingkat Provinsi NTT tahun ini ada seminar ilmiah sehingga wawasan dan pengetahuan para bidan akan bertambah.

Untuk diketahui Ikatan Bidan Indonesia (IBI) adalah organisasi profesi dan sosial kemasyarakatan yang berfungsi untuk meningkatkan dan atau mengembangkan pengetahuan, keterampilan, martabat dan etika profesi bidan.

Penyelenggaraan organisasi dilakukan dengan mengacu pada sistim yang telah diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga IBI yang terus disempurnakan dan diperbaharui untuk menyesuaikan dengan perkembangan dan pertumbuhan organisasi serta permasalahan Kesehatan Ibu dan Anak.

Rapat kerja daerah merupakan wadah/forum dalam organisasi Ikatan Bidan Indonesia (IBI) untuk mengevaluasi serta menyempurnakan rencana kerja tengah periode kepengurusan, serta menyiapkan usulan untuk kongres yang akan datang. Forum rakerda juga merupakan wahana konsolidasi dan pembinaan organisasi kepada pengurus IBI tingkat Cabang, ranting dan anggota.

Sementara itu ketua panitia Alfrida Onati Ketua dalam laporannya menjelaskan tujuan umum dari rakerda III yaitu Melaksanakan evaluasi tengah periode kepengurusan PD IBI NTT.

Narasumber yang dihadirkan adalah
Bidang Kepegawaian Nasional Kantor Regional X Denpasar, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Propinsi NTT, Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia dan Organisasi Profesi

(Syarif ab/Tim IKP Kominfo Mabar)

Leave a Reply

Your email address will not be published.