Menu Close

Bupati Mabar Resmikan Penggunaan Kapal Pengangkut Air

LABUAN BAJO, 4 Oktober 2019 – Bupati Manggarai Barat, Drs.Agustinus Ch.Dula ( Gusti Dula ) meninjau sekaligus meresmikan penggunaan kapal Tanki Air untuk melayani kebutuhan air minum bagi warga pesisir dan pulau- pulau kecil di sekitar Labuan Bajo.

Kapal Tanki Air yang bernama Tirta Nusa Samudera berkapasitas 50 ribu liter akan melayani warga pesisir seperti Pulau Komodo,Rinca,Papagarang dan pulau- pulau kecil lainya.Jika selama bertahun tahun mereka mengalami kesulitan mendapatkan air minum bersih, kini mereka dengan mudah mendapatkan air,kata Bupati Drs Agustinus Ch.Dula saat meresmikan penggunaan kapal pengangkut air Tirta Nusa Samudera,yang berlangsung di pelabuhan Biru Labuan Bajo,Jumat 4/10/2019.

Bupati Gusti mengatakan,kapal bantuan dari Kementerian PUPR melalui Dirjen Cipta Karya
memberikan kenangan yang sangat berarti dalam kehidupan warga masyarakat pulau dan pantai khususnya dalam hal mengatasi kesulitan air bersih.

Penderitaan kekurangan air bersih bagi warga Pulau – pulau adalah masalah yang tidak akan ada akhirnya.
air bersih sangatlah penting untuk keberlangsungan hidup masyarakat kepulauan dan amenitas pendukung pariwisata.

Di harapkan kehadiran Kapal Pengangkut air ini masyarakat merasa bebas dari kesulitan air bersih karna Sumber air suu dekaat, ujar Bupati Gusti.

” Mulai besok kapal ini di operasionalkan untuk distribusi air ke pulau- pulau.Saya bangga dan bahagia karna selama bertahun tahun warga pesisir kesulitan mendapatkan air minum bersih,kini kebutuhan akan air terjawab lah sudah” ujar bupati Gusti.

Pada kesempatan yang sama,Direktur Perumda Wae Mbeliling,Aurelius H.Endo mengatakan,pelayaran perdana di rencanakan Sabtu 5 Oktober,akan berlayar dari Labuan Bajo menuju pulau Papagarang dan Pulau Messa.” Besok kami mulai distribusi air untuk wilayah tersebut,” ujarnya.

Warga pulau Papagarang Amirudin menyambut gembira rencana pelayaran perdana ini.Ia mengatakan selama ini kami membeli air dari pedagang air dengan harga yang mahal.Satu drom biasanya kami keluarkan kocek 30 ribu.”Saya berharap kapal dari pemda ini bisa melayani warga dengan harga yang murah,” harapnya.

Sementara,Hengky Akbar warga asal pulau Kukusan desa Pasir Panjang,mengharapkan Kapal ini mampu melayani 60 kk di wilayah itu.Ia juga berharap pemda Mabar membuat bak – bak penampung untuk warga di sana.

Pengresmian penggunaan Kapal pengangkut air ini ditandai dengan uji coba berlayar di sekitar pelabuhan Labuan Bajo.Turut serta dalam uji coba tersebut,Bupati Drs Agustinus Ch .Dula di dampingi Direktur Perumda Wae Mabeliling,Aurelius H Endo,Kasat Pol PP.Stefanus Salut,Kadis Perhubungan,Aleks S Kelang,Kabag Humaspro Paulus Jeramun, para Wartawan serta sejumlah tokoh dari pulau Papagarang dan Messa.
( Hans)**

Leave a Reply

Your email address will not be published.