Menu Close

Bupati Mabar: Caci adalah Warisan Budaya dan Fundamen Kepariwisataan Kita

LABUAN BAJO, Kominfomabar – Permainan Caci yang akan dilaksanakan selama 2 (dua) hari dari tanggal 22-23 Februari merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-17 (HUT ke 17) Kabupaten Manggarai Barat yang akan diperingati tanggal 25 Februari mendatang , Sabtu (22/2) di Halaman Kantor Bupati Manggarai Barat.

Kegiatan Caci di buka langsung oleh Bupati Manggarai Barat Drs. Agustinus Ch Dula (Bupati Gusti) yang dihadiri oleh Wakil Bupati Manggarai Barat drh. Maria Geong Ph.D, Penjabat Sekda Mabar Ismail Surdi, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Agustinus Rinus dan pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, tokoh adat dan tokoh masyarakat.

Bupati Gusti dalam sambutanya menyampaikan apresiasi dan berterima atas terselenggaranya kegiatan caci dan kehadiran rombongan caci, serta tua-tua adat.

Bupati menjelaskan bahwa Caci adalah warisan budaya yang harus selalu dilestarikan, karena caci adalah kebanggaan daerah ini.

“atraksi caci adalah atraksi Budaya yang paling bergengsi dan bermartabat, caci adalah warisan budaya dan merupakan bagian penting serta yang menentukan keberlangsungan pariwisata di Manggarai Barat, untuk itu harus selalu dilestarikan, karena caci adalah kebanggaan daerah ini,” jelasnya

Bupati menegaskan bahwa Manggarai Barat telah ditetapkan oleh Pemerintah pusat sebagai daerah pariwisata super prioritas dan wisata premium yang artinya daerah yang paling diutamakan dalam rangka pengembangan Kepariwisataan di Republik Indonesia ini.

Menurut Bupati kita harus bersyukur dan berterimakasih kepada pemerintah pusat yang telah menetapkan Labuan Bajo Manggarai Barat sebagai satu dari lima destinasi super prioritas yang diantaranya Borobudur, Danau Toba, Mandalika dan Likupang.

“untuk itu diusianya yang ke 17 ini Kabupaten Manggarai Barat akan menuju kepada usia kedewasaan berpikir dan matang serta mengedepankan nurani, dan usia tersebut dirayakan dalam masa kepemimpinan saya dan ibu Maria Geong,” tegas Bupati dua periode tersebut.

Terhadap penyelenggaraan atraksi caci ini, Bupati Gusti menyampaikan terimakasih pada kedua rombongan caci baik tuan rumah maupun tamu, tua-tua adat, dan para pemain caci, tunjukkan bahwa Caci adalah warisann budaya leluhur kita.

“Tunjukkan permainan caci yang sebenarnya, permainan caci yang merupakan warisan budaya, caci yang punya nilai luhur yang diwariskan oleh nenek moyang leluhur kita serta caci yang menjadi fundamental Kepariwisataan kita,” pungkasnya

Oleh karena itu, Bupati ujung barat pulau Flores tersebut berharap kepada kedua kubu yang akan bermain caci untuk menampilkan permainan caci sebaik-baiknya, yang seindah-indahnya, buatlah supaya kami senang menonton dan terhibur, dan kami merasa bangga dan terhormat dengan budaya Manggarai Barat.

Untuk diketahui, rangkaian kegiatan yang diselenggarakan untuk memeriahkan HUT Mabar ke 17 anatara lain, pertandingan olahraga (futsal, takraw, tarik tambang, Volly, gerak jalan), lomba paduan suara antara OPD, permainan caci, kemudian karnaval Budaya dan Pelaksanaan Upacara Peringatan HUT Mabar ke 17.

Kominfomabar/Syarif ab
Foto: HumasPro Mabar

Leave a Reply

Your email address will not be published.