Menu Close

Wabup Mabar Buka Kegiatan Audit Maternal Perinatal Eksternal

Labuan Bajo, Kominfo Mabar – Wakil Bupati Manggarai Barat dr. Yulianus Weng, M.Kes membuka kegiatan audit Maternal Perinatal Eksternal Tingkat Kabupaten Manggarai Barat yang di selenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat, dimana kegiatan berlangsung di Sylvia Hotel Labuan Bajo, Rabu (19/10)

Wakil Bupati Manggarai Barat mengatakan untuk mengatasi kematian ibu hamil dan anak di Manggarai Barat membutuhkan kerja sama dari semua pihak, bukan hanya tugas dari Dinas Kesehatan semata, walaupun garda terdepan dalam mengatasi kematian ibu hami dan anak adalah Dinas Kesehatan

“Perlu kerja sama dan komunikasi yang baik semua pihak baik di tingkat desa, kecamatan maupun di tingkat kabupaten untuk mengatasi kematian ibu dan anak, butuh kedisiplinan, baik para petugas kesehatan maupun keluarga ibu hamil, karena lambat melayani bisa mengancam keselamatan ibu hamil dan anak,” katanya

Audit Maternal Perinatal Eksternal merupakan kegiatan yang menelusuri kembali sebab kesakitan dan kematian yang datang serta dalam rangka mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi

Dikatakannya untuk mengatasi kematian ibu dan anak peran Puskesmas sangat penting. Oleh karen itu Wabup Yulianus menyarankan bagi setiap Puskesmas sejatinya haru memiliki data yang valid tentang ibu hamil, baik mengenai jumlah, alamat dan kondisi ibu hamil dan mengecek apakah kondisi normal atau berisiko tinggi

“Dengan adanya pemetaan tersebut mempermudah pengontrolan. Hal lain yang perlu di perhatikan, mengenai jumlah Bidan yang ada di wilayahnya dan apakah para Bidan ini sering melakukan kunjungan ke desa untuk menemui ibu hamil,” ungkap Wabup Yulianus Weng

Selain itu lanjut Wabup Mabar para Bidan juga harus menyediakan dan menempel bendera di depan rumah ibu hamil untuk mengetahui kondisi ibu hamil apakah normal atau berisiko tinggi, itu di maksudkan agar keluarga harus selalu siaga setiap saat

Disamping itu, menurutnya perlu juga mengetahui tenaga bidan yang bertugas apakah bidan lama atau bidan baru dan kepala Puskesmas harus memastikan bahwa bidan yang ada di wilayah telah mengikuti kompetensi

Wabup Yulianus berharap kegiatan ini mampu melahirkan sejumlah rekomendasi dan rekomendasi yang di hasilkan perlu ada komitmen bersama baik tingkat desa kecamatan hingga Kabupaten untuk melaksanakannya

“Dari rekomendasi dan komitmen bersama tersebut ke depannya bisa menurunkan bahkan menghilangkan kematian ibu dan anak di Manggarai Barat,” ujarnya

Dalam kesempatan itu Wabup Yulianus juga meminta kepada kepala Puskesmas untuk menganalisa baik mengenai sumber daya manusia maupun peralatan yang ada di Puskesmas.

“Jika masih kurang tenaga dan juga peralatan, segera melaporkan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat,” imbuhnya

Dalam kegiatan itu juga para peserta baik Kepala Puskesmas dan Camat juga menyampaikan selama ini telah menjalin kerja sama yang baik antara pihak Puskesmas bersama Pemerintah Kecamatan dan desa sehingga ada beberapa kasus bisa di tangani bersama

Hadir dalam kegiatan ini beberapa Pimpinan OPD lingkup Pemkab Manggarai Barat, peserta yang terdiri dari para Kepala Puskesmas, dan lima Camat se-Kabupaten Manggarai Barat, IDI, IBI dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Manggarai Barat

(Frumen -Tim IKP Kominfo Mabar)

Leave a Reply

Your email address will not be published.