Menu Close

4.000 UMKM Lokal Garap Pasar Digital

LABUAN BAJO, Kominfo Mabar – Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim,Septriana Tangkari, mengajak 4 ribuan UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah ) lokal yang tersebar di Manggarai Barat NTT dan Labuan Bajo khususnya memanfaatkan teknologi digital. Pemanfaatan teknologi digital terutama untuk memasarkan produk UMKM sehingga mampu menembus pasar global.

Pasar digital (e-commerce) lebih efektif untuk menembus pasar dunia .” Kami ajak para pelaku UMKM Lokal yang ada di Labuan Bajo untuk memanfaatkan e- comerce,”ujar Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian & Maritim, Kemkominfo Septriana Tangkary di acara DigiTalk “Pasar Digital Lokal Raih Peluang global” di Kampus Politeknik El Bajo,Rabu (19/2/2020).

Ia menjelaskan ,program ini telah berjalan sejak tahun 2016 silam.Dari 60 juta UMKM yang ada di Indonesia, saat ini sudah 9,4 persen masuk program e- comerce.

Menurutnya,Pasar digital cukup berpeluang besar di tengah kemajuan ilmu dan teknologi secara global. Bahkan untuk membuat toko digital sangat mudah persyaratannya. Saat ini pemerintah telah memiliki program itu,”tuturnya.

Septriana mengatakan melalui program pemerintah di harapkan potensi pariwisata serta produk- produk lokal mampu menembus pasar internasional.Ia berharap pelaku usaha UMKM Lokal dapat memanfaatkan sosial media seperti Instagram,tweet dan Facebook. ” Gunakan instagram,tweeter dan facebook untuk berkarya,menghasilkan sesuatu yang berguna,bukan untuk mengakses konten- konten yang tidak bermanfaat,” ujarnya.

Terkait masih banyaknya jejaring infrastruktur yang blank spot,pihaknya mempersilahkan Pemda untuk bertemu bapak Menteri Kominfo . Kami berharap agar bapak Bupati bersama Dinas Kominfo menyampaikannya kepada Menteri Kominfo,karna ini adalah tugas dan fungsi kami. ” Monggo bapak Bupati sampaikan kepada Menteri Kominfo,area – area blank spot di Mabar ini,” kata Septriana Tangkari.

Sementara itu, Bupati Drs.Agustinus Ch.Dula
mengatakan UMKM di Labuan Bajo memiliki peluang besar untuk dipasarkan (e-commerce). Karena itu para UMKM harus terus berbenah dan mampu bergabung dalam pasar online.Dikatakan Bupati Gusti Dula uang yang beredar di Labuan Bajo sangat banyak,tinggal bagaimana kita menangkap peluang itu.

Bupati Gusti Dula berharap agar pelaku UMKM mampu menjemput peluang yang ada melalui pasar digital lokal raih peluang global dengan terus berbenah dan mampu bergabung dalam pasar online.

Tantangan sementara yang di hadapi saat ini tentu terkait jejaring infrastruktur blank spot,namun kendala itu sudah di respon Ibu Direktur IKPM,Septriana. Untuk itu,Saya menyampaikan banyak terimakasih kepada ibu Direktur dan Bapak Menteri Komunikasi RI atas perhatiannya terhadap percepatan pembangunan infrasruktur Telekomunikasi di bumi Komodo.

Saya juga berharap agar pelaku UMKM yang mengikuti kegiatan ini dapat mengikuti perkembangan Pasar Digital Lokal raih peluang Global,ujar Bupati Drs.Agustinus Ch.Dula.
( Hans)**

Leave a Reply

Your email address will not be published.